Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
فَخَلَفَ مِن بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا
Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan.(QS.19:59)
“Yang menyia-nyiakan shalat,” potongan ayat ini terkadang tidak dipahami kecuali bermakna meninggalkan shalat atau enggan mengerjakannya. Ini adalah makna pertama kali yang terbayang dalam benak kita saat membaca atau mendengar ayat ini. Dan tidak diragukan lagi bahwa makna seperti ini adalah benar. Akan tetapi, mungkin tidak terbayang dalam benak kita makna lain, yaitu MENGAKHIRKAN SHALAT SAMPAI KELUAR WAKTUNYA termasuk menyia-nyiakan shalat. Orang yang melakukan seperti ini berarti terkena ancaman dalam ayat tersebut. Bahkan sebagian sahabat dan tabi’in melihat bahwa menafsirkan shalat dalam arti meninggalkannya adalah tidak benar. Dan maksud sebenarnya dari menyia-nyiakan shalat adalah mengakhirkannya sampai keluar waktunya. Adapun meninggalkan shalat dan tidak mengerjakannya termasuk KEKAFIRAN
Labels
dosa meninggalkan shalat
(1)
hukum shalat
(2)
iklash dalam shalat
(1)
keutamaan shalat
(1)
nasehat kehidupan
(4)
nasehat tentang shalat
(1)
shalat khusyu
(1)
shalat subuh
(1)
tentang shalat
(1)
Blog archive
-
▼
2010
(13)
-
▼
Desember
(13)
- Sakratul Maut yang Ditemani Setan
- tips membedakan bisikan setan dan malaikat
- Keadaan Seorang Mukmin dalam Kuburnya
- nasehat kehidupan
- Shalat Subuh
- Keutamaan Shalat
- Kafir dan Syiriknya Orang yang Menyepelekan Shalat
- hukum mengakhirkan shalat hingga keluar waktunya
- nasehat berharga tentang shalat
- tentang shalat
- Empowering Spiritual Power
- shalat khusyu
- Dosa Meninggalkan Shalat Lima Waktu Lebih Besar Di...
-
▼
Desember
(13)
0 komentar: